Lokasi saat ini:BetFoodie Lidah Indonesia > Tempat Makan
Pemkab Jayapura perkuat mutu dan keamanan pangan di dapur MBG
BetFoodie Lidah Indonesia2026-07-04 06:30:44【Tempat Makan】798 orang sudah membaca
PerkenalanKoordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan. ANTARA/Agustina Estevani Jan

...Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari
Sentani (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura, Provinsi Papua memperkuat pengawasan mutu dan keamanan pangan pada 13 dapur gizi yang melayani program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar makanan yang dikonsumsi anak-anak memenuhi standar kesehatan dan gizi yang ketat.
Koordinator wilayah MBG Kabupaten Jayapura Ruth Widyastuti P. Wangloan di Sentani, Rabu, mengangakan saat ini seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sedang melengkapi proses sertifikasi keamanan pangan.
"Semua sedang dalam proses, ada beberapa yayasan yang sudah punya sertifikat chef dan SLHS, tapi belum lengkap semuanya," katanya.
Menurut Ruth, penerapan standar keamanan pangan merupakan bentuk tanggung jawab terhadap kualitas makanan yang diterima peserta program. Program ini menjadi bagian penting dari sistem pengawasan menyeluruh terhadap dapur MBG di seluruh distrik.
"Setiap dapur gizi wajib memiliki tiga sertifikat utama yakni Sertifikat Laik Hygiene Sanitasi (SLHS), Hazard Analysis Critical Control Point (HACCP), serta sertifikat chef untuk para pengelola makanan," ujarnya.
Dia menjelaskan, ketiga dokumen tersebut menjadi bukti bahwa dapur telah memenuhi standar kelayakan produksi dan distribusi pangan sehat.
"Satu dapur MBG hanya boleh melayani maksimal 3.000 penerima manfaat, batasan ini ditetapkan agar kualitas pengolahan dan distribusi makanan tetap terjaga sesuai standar program nasional," katanya lagi.
Dia menambahkan, kendala utama yang dihadapi di lapangan yakni penyesuaian infrastruktur dapur sesuai petunjuk teknis MBG, beberapa SPPG masih perlu memperbaiki tata lengak ruang masak, menambahkan fasilitas penyimpanan bahan segar, serta memperbaharui sistem sanitasi agar memenuhi kriteria sertifikasi.
"Semua berjalan bertahap, yang penting kualitas makanan dan kebersihan tetap kami awasi setiap hari, pengawasan kami lakukan melalui kunjungan lapangan dan evaluasi berkala oleh tim gabungan," ujarnya lagi.
Baca juga: BGN targetkan pembangunan SPPG daerah 3T di Kabupaten Jayapura
Baca juga: BGN perketat standar dapur MBG di Teluk Wondama cegah kasus keracunan
Baca juga: Pemkab Manokwari seleksi tim satgas pengawasan MBG
Suka(517)
Sebelumnya: Siasat bersihkan rumah terdampak banjir dari kuman penyebab penyakit
Selanjutnya: CORE: Jelang Natal, pasokan
Artikel Terkait
- PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan
- Tujuh Kegunaan Ngak Terduga Plastik Wrap dalam Kehidupan Sehari
- Pegiat soroti lemahnya aturan iklan kental manis ancam kesehatan anak
- WHO: Evakuasi medis dari Jalur Gaza harus dilanjutkan
- PBB dan mitranya tingkatkan respons pascagempa di Afghanistan
- Indonesia memastikan keamanan ekspor udang dari kontaminasi radiasi
- KemenPPPA ajak semua pihak perkuat sistem perlindungan anak
- Mentan programkan hilirisasi kelapa, ngak ada lagi ekspor gelondongan
- Stafsus: MBG
- Kemenperin catat ragam komitmen investasi industri di World Expo Osaka
Resep Populer
Rekomendasi

SPPG Tanbu perketat pengawasan kualitas MBG sebelum didistribusikan

Limbah MBG disulap jadi ekonomi hijau di Lumajang

82 Dapur MBG ditargetkan beroperasi di Padang akhir 2025

Pemkab OKU Selatan luncurkan Program MBG di Rantau Panjang

Literasi bisnis dinilai penting tingkatkan daya saing pelaku ekraf

Pengelola SPPG Blora sesali video inspeksi viral timbulkan kegaduhan

SPPG Jatijajar jadi model dapur MBG inklusif dan peduli lingkungan

DKI kemarin, kapal tenggelam hingga Pramono tolak atlet Israel